Saham produsen mobil turun sebanyak 1,5 persen pada hari Selasa ke terendah sejak 23 November, sementara saham Ssangyong turun hingga 7,72 persen.
unit Korea SelatanAutomaker Mahindra Mahindra Ssangyong Motor Co telah gagal bayar pinjaman sekitar 60 miliar won ($ 55 juta), kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan kepada bursa saham pada hari Selasa.
Dari total pembayaran yang jatuh tempo pada 14 Desember, sekitar 30 miliar won berutang kepada Bank of America, 20 miliar won kepada JP Morgan Chase dan 10 miliar won ke BNP Paribas, kata Mahindra.
Shares dari produsen mobil turun sebanyak 1,5 persen pada hari Selasa ke terendah sejak 23 November, sementara yang dari Ssangyong turun hingga 7,72 persen.
Mahindra sejak Juni telah mencari pembeli untuk semua atau sebagian besar dari 75 persen sahamnya di pembuat sportutility vehicle (SUV) Korea Selatan, yang dibelinya dari nearinsolvency pada tahun 2010 tetapi telah berjuang untuk berbalik.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya restrukturisasi yang lebih luas oleh Mahindra di mana pihaknya sedang mengkaji semua bisnis lossmakingnya untuk memangkas biaya dan memprioritaskan belanja modal.
Baca juga:
https://pentingbangetdeh.blogspot.com/2021/03/atmanirbhar-bharat-metro-delhi.html
https://pentingbangetdeh.blogspot.com/2021/03/bank-pembiayaan-kecil-au-menguat-hampir.html
https://pentingbangetdeh.blogspot.com/2021/03/aurobindo-pharma-buat-dan-jual-vaksin.html
Ssangyong memiliki total pinjaman luar biasa sekitar 100 miliar won ($ 92 juta) ke tiga bank, kata Mahindra.
Saatnya produsen mobil India telah membuat komitmen untuk menutupi pinjaman, tanggung jawab terakhirnya akan dibatasi sejauh yang tidak pulih dari pembuat SUV Korea Selatan, tambahnya.
.Jika kamu ingin mencari artikel menarik lainnya kalian bisa kunjungi https://bisnis.lengkapgo.com/
